Wednesday, December 16, 2015

Pasangan Incumbent Pilwalkot Semarang Menang Perhitungan Resmi KPU

Pasangan incumbent Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu/dok. Radar Semarang

Biosfer-Rabu (16/12), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Semarang menetapkan dan mengumumkan hasil total perhitungan suara Pilwalkot (Pemilihan Walikota) siang tadi, pukul 12.34. Hasil yang diumumkan adalah rekapitulasi suara yang terkumpul dari 2635 TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Berdasarkan perhitungan resmi tersebut dapat diketahui pasangan incumbent, Hendrar Prihadi-Hevearita mengungguli dua pasangan calon walikota lainnya. Hendrar meraup 320.237 suara, sedangkan Soemarmo yang adalah mantan walikota ini kalah sembilan puluh ribu lebih suara. Pasangan Soemarmo Hadi Saputro - Zuber Safawi itu mendapatkan 220.745 suara.

Kandidat terakhir, Sigit-Bagus memperoleh jumlah suara paling sedikit. Sigit yang pernah mengaku kalah popularitas dibandingkan dua calon lainnya ini hanya meraup 149.712 suara. Dari hasil perhitungan resmi tersebut dapat dipastikan Hendrar Prihadi melenggang menjadi walikota Semarang 2016 didampingi Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Thursday, December 10, 2015

Pilkada 2015 Bukanlah Pilkada Serentak Pertama

Ilustrasi Pilkada serentak/kpud-diyprov.go.id

Sebelum Pilkada serentak 9 Desember 2015 kemarin, sesungguhnya Pilkada serentak sudah pernah diselenggarakan di Indonesia. Namun Pilkada yang sebelumnya baru dilaksanakan serentak dalam cakupan provinsi. Biosfer mencatat dari berbagai sumber, terdapat beberapa provinsi yang pernah melakukan beberapa kali pilkada serentak. 


Tahun 2006, pilkada serentak diadakan di seluruh Aceh. Pesta demokrasi tersebut diadakan untuk memilih gubernur dan kepala daerah di tujuh belas kabupaten atau kota. Pilkada ini merupakan pilkada pertama yang terbesar di Indonesia.Hanya enam kabupaten atau kota yang tidak mengikuti Pilkada serentak itu, yakni Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tamiang, Subulussalam, dan Aceh Selatan. Keenam daerah tersebut tidak ikut pilkada serentak dikarenakan masa jabatan kepala daerah di enam kabupaten atau kota itu berakhir di atas tahun terselenggarakannya pilkada.

Pilkada serentak di Aceh diselenggarakan lagi enam tahun kemudian, tahun 2012. Rencananya, pesta demokrasi serupa akan dilaksanakan pula di tahun 2017 mendatang. Selanjutnya, selain di Aceh pilkada serentak juga pernah diselenggarakan di Sumatera Barat. Masyarakat dari sembilan belas kabupaten atau kota melakukan pemilihan kepala daerah secara serentak di tahun 2010. 

Pilkada 9 Desember 2015 bukanlah pilkada serentak yang pertama. Namun untuk cakupan nasional, pilkada kemarin memang merupakan yang pertama. Pemerintah eksekutif dan legislatif telah menyepakati pilkada serentak untuk daerah-daerah yang akan habis masa jabatan kepalanya pada tahun 2015. Walaupun dari daerah-daerah tersebut ada yang pemimpinnya baru akan jatuh tempo beberapa hari setelah pilkada, seperti kabupaten Indramayu, kabupaten Karawang, kabupaten Bandung, kabupaten Timor Tengah Utara, kabupaten Minahasa Utara, kabupaten Minahasa Selatan, kabupaten Bolmong Selatan, dan kota Manado.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Iklan