Saturday, January 16, 2016

Lima Anggapan Masyarakat yang Salah Kaprah Terkait Chiropractic

Ilustrasi chiropractic/potsdambodyworks.com
Biosfer-Banyak masyarakat yang menjadikan chiropractic sebagai pilihan utama karena berbagai anggapan. Sebagai masyarakat yang cerdas, anggapan tersebut perlu diuji kebenarannya supaya tidak berdampak merugikan. Berikut lima anggapan salah kaprah tersebut dan penjelasannya

1. Terapi bisa langsung dilakukan dengan proses yang cepat.
Chiropractic seringkali dijadikan pilihan utama karena alasan kecepatan penanganannya dibandingkan dengan tindakan medis. Namun ternyata, untuk melakukan terapi ini, pasien harus melewati serangkaian pemeriksaan tahap awal. Pada kunjungan pertama, pakar chiropractic akan mencatat riwayat kesehatan pasien secara lengkap. Prosedur lainnya yang harus dilakukan sebelum memulai terapi adalah melakukan tes diagnosis serta meminta pasien menjalani rontgen. Bila perlu, ahi terapi juga melakukan gerakan sederhana untuk mempelajari lebih lanjut gangguan yang dialami pasien. 

2. Dapat memperbaiki postur buruk, stres dan cedera.
Beberapa klinik chiropractic membeberkan terapinya dapat memperbaiki postur buruk, stres dan cedera dengan cepat dan tanpa obat. Akibatnya, banyak masyarakat awam yang mengamini nilai tambah chiropractic. Pada kenyataannya, bukan terapi itu yang dapat memperbaikinya, melainkan terapi lain yang disebut osteopati. 

Sekilas osteopati dan chiropractic terlihat sama. Namun, bila dilihat dengan jeli, teknik keduanya ternyata berbeda. Osteopati dilakukan dengan penggeseran secara lembut, peregangan dan dorongan tajam. Hal tersebut diterapkan pakar osteopati untuk memulihkan susunan alami tulang belakang dan sendi. Sementara itu, untuk masalah jaringan lunak dipulihkan dengan pijatan.

3. Pasien akan cepat sembuh dengan terapi ini.
Masyarakat sekarang cenderung memilih segala sesuatu yang cepat. Gaya hidup ini juga berlaku untuk masalah kesehatan. Tak terkecuali untuk orang yang mengalami masalah tulang dan sendi. Cepat sembuh, tanpa obat dan tanpa rasa sakit menjadi iming-iming masyarakat untuk mempergunakan chiropractic. Memang, individu tertentu dengan jelas merasakan perbaikan kondisi hanya dalam satu sesi terapi. Namun, pada umumnya untuk mencapai kesembuhan diperlukan beberapa sesi. Bahkan, pasien bisa saja merasa kaku dan ketidaknyamanan selama satu atau dua hari setelah terapi. 

4. Bila sudah melakukan chiropractic, tidak perlu lagi datang ke dokter
Chiropractic merupakan terapi pelengkap, sehingga bukan-lah hal yang tepat apabila pasien hanya melakukan terapi ini. Sebelum menjatuhkan pilihan ke-chiropractic, pasien harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter. Saat ini banyak dokter yang menyarankan untuk menjalankan terapi chiropractic bersamaan dengan terapi medis. Namun, ada juga dokter yang tidak memberi lampu hijau. Hal yang menjadi pertimbangan adalah chiropractic tidak sesuai untuk pasien yang mengalami masalah serius, seperti pergeseran bantalan tulang, pengeroposan tulang tingkat lanjut, radang sendi, infeksi dan kanker tulang punggung. 

5. Dapat langsung digunakan untuk cedera tulang yang baru terjadi
Seseorang yang baru saja mengalami cedera tulang tidak dapat langsung menjalani chiropractic. Terapi pergeseran sendi ini baru optimal jika dilakukan 24-48 jam pertama setelah cedera terjadi. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, korban cedera harus segera mendapatkan tindakan medis.


Sumber:
  • Bull, E., dan G. Archard. 2005. Simple Guide Back Pain. CSF Medical Communication. Long Hanborough.
  • Davies, K. 2004. The Directory of Your Back, Your Bones and Things That Ache. Ivy Press Limited. East Sussex.

Tuesday, January 12, 2016

Mengulik Seluk Beluk Terapi Chiropractic

Ilustrasi chiropractic/potsdambodyworks.com
Biosfer-Di Indonesia begitu banyak masyarakat yang memiliki kelainan tulang, baik bawaan dari lahir maupun karena berbagai kejadian dan kebiasaan. Menariknya, phobia sebagian masyarakat akan tindakan medis membuat penderita lebih memilih jalur alternatif. Terapi chiropractic yang termasuk pemain baru dalam dunia kesehatan Indonesia, menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menyelesaikan keluhan tulangnya. Keberadaannya yang masih sangat dini perlu dijadikan pertimbangan masyarakat dalam memantapkan pilihan. Lantas, apa sesungguhnya terapi chiropraktik yang baru-baru ini santer terdengar?

Kata chiropractic berasal dari bahasa Yunani, yakni dari kata cherio dan praktikos yang berarti dilakukan dengan tangan. Teknik ini dikembangkan pada akhir abad ke 19 oleh seorang Kanada, Daniel David Palmer. Metode pengobatannya dilakukan secara manual. Hanya menggunakan tangan tanpa alat apa pun.

Chiropractic merupakan terapi pelengkap untuk orang yang mengalami sakit sendi dan nyeri punggung. Seperti osteopati, chiropractic menggunakan metode pergeseran sendi. Namun, teknik yang digunakan sedikit berbeda. Osteopati bermanfaat terhadap perbaikan sirkulasi darah Sebaliknya chiropractic lebih menekankan pada memperbaiki fungsi saraf dan meredakan nyeri. 

Terapi pelengkap ini menitikberatkan pada prinsip tulang belakang merupakan pusat kesehatan. Kesalahan posisi ruas tulang belakang bisa menyebabkan rasa sakit dan kesulitan bergerak, serta mungkin akan berdampak pada bagian lain tubuh. Chiropractic tidak sesuai untuk orang yang mengalami pergeseran bantalan tulang, patah tulang yang baru terjadi, pengeroposan tulang tingkat lanjut, radang sendi, infeksi dan kanker tulang punggung. 

Pada kunjungan pertama, pakar chiropractic akan mencatat riwayat kesehatan pasien secara lengkap. Prosedur lainnya yang harus dilakukan sebelum memulai terapi adalah melakukan tes diagnosis serta meminta pasien menjalani rontgen. Bila perlu, ahi terapi juga melakukan gerakan sederhana untuk mempelajari lebih lanjut gangguan yang dialami pasien. 

Saat masalah telah teridentifikasi, ahli terapi baru akan mengangani pasien. Dalam proses terapi, pakar akan menggunakan tekanan dengan gerakan memutar, pijatan dan penggeseran ruas tulang belakang. Tindakan tersebut membantu meratakan ruas-ruas tulang belakang dan memperbaiki kelenturan tulang belakang. Pada akhirnya terapi ini dapat mengurangi nyeri yang dirasakan. 

Sumber:
  • Bull, E., dan G. Archard. 2005. Simple Guide Back Pain. CSF Medical Communication. Long Hanborough.
  • Davies, K. 2004. The Directory of Your Back, Your Bones and Things That Ache. Ivy Press Limited. East Sussex.

Thursday, November 26, 2015

Produk Instan Bebas Pengawet dan Penyedap, Benarkah ?

Produk instan/dok. Biosfer

Biosfer-Tak dinyana, masyarakat zaman sekarang semakin kritis dalam segala hal. Termasuk juga masalah kesehatan dan gaya hidup. Biarpun dituntut untuk hidup serba cepat, masyarakat tetap pilih-pilih barang yang dikonsumsinya. Tak ayal, produsen makanan instan menciptakan produk berembel-embel aman konsumsi.

Di layar kaca kini bersliweran iklan-iklan makanan instan yang katanya tanpa pengawet dan penyedap. Manuver produsen tersebut bisa dikatakan berhasil menarik banyak konsumen. Iming-iming cepat saji tetapi tetap terjaga kesehatannya mampu membius sebagian masyarakat. Akibatnya daya beli menjadi tinggi.

Teliti dulu sebelum membeli. Kalimat tersebut bukanlah slogan kosong belaka. Iming-iming iklan sebisa mungkin tidak membutakan calon pembeli. Supaya tidak kecewa di belakang, slogan tersebut ada baiknya diterapkan masyarakat. Komposisi di kemasan produk perlu diperhatikan.

Pengawet
Saat menelusuri bahan-bahan kimia di bagian komposisi, konsumen mungkin merasa lega tidak menemukan asam benzoat, paraben, dan pengawet buatan lainnya. Ditambah lagi tercantum kandungan antioksidan. Rasanya semakin lega dan tidak perlu khawatir lagi. Konsumen banyak yang berpikir, dengan keberadaan antioksidan berarti sah-sah saja memakan produk instan dengan frekuensi sering, sehat malah. Padahal antioksidan TBHQ (tertiary-butyl hydroquinone) yang sering terpampang di kemasan makanan cepat saji tidak sesehat yang dikira.


TBHQ bukanlah antioksidan alami. Zat ini sangat berbeda dengan vitamin C (asam askorbat) atau vitamin E (tocopherol), yang berguna untuk ketahanan tubuh kita. Antioksidan TBHQ dipakai sebagai bahan pengawet minyak goreng dan lemak hewani agar tidak mudah menjadi tengik. Dengan begitu, masa simpan makanan menjadi panjang. 

Badan pengawas makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan antioksidan TBHQ ini aman dikonsumsi jika dibubuhkan sesuai dengan kadar yang ditentukan. Namun, takaran bahan yang digunakan seringkali tidak dicantumkan di bagian komposisi. Pembeli menjadi tidak tahu aman tidaknya produk itu dikonsumsi. Belum lagi setiap individu memiliki tingkat sensitivitas dan daya tahan tubuh yang berbeda. Bagi sebagian orang, dengan kadar yang sangat sedikit, TBHQ dapat menyebabkan berbagai gangguan tubuh, seperti perut kembung, sakit perut, konstipasi (sulit buang air), sakit kepala dan migrain, sering flu, batuk dan asma, nyeri persendian (arthritis).

Penyedap
Banyak kemasan produk instan yang memamerkan besar-besar tulisan tanpa bahan penyedap. Bahkan ada pula yang terang-terangan menuliskan tanpa MSG atau monosodium/mononatrium glutamat. Memang bisa jadi suatu produk tidak mempergunakan MSG, tetapi bukan berarti terbebas dari zat penyedap lainnya.

Penggunaan penyedap kadang-kadang tersembunyi di balik label komposisi dengan nama yang berbeda. Jika anda melihat dinatrium inosinat dan dinatrium guanilat, itu berarti produk tersebut tidak terbebas dari penyedap. Kedua zat tersebut adalah penyedap sintesis yang masih kerap digunakan selain MSG.

Kedua bahan tersebut biasanya tidak digunakan secara terpisah dari asam glutamat. Bila anda menemukannya dalam daftar bumbu, tetapi MSG tidak ada, kemungkinan besar asam glutamat diberikan sebagai bagian dari bahan lain dalam produk. Hal tersebut akan memberikan efek ganda, rasa yang semakin sedap juga kesehatan yang semakin buruk.

Dibeberapa negara Amerika, kedua penyedap ini telah dihapus dari daftar zat aditif yang diperbolehkan. Sedangkan di Indonesia tidak demikian. BPOM masih menyatakan aman konsumsi sesuai batas yang ditentukan. Adanya sinyal hijau dari BPOM bukan berarti konsumen mengabaikan begitu saja slogan yang telah disebutkan di atas. Menjadi pembeli cerdas itu perlu supaya anda sekeluarga tetap dalam keadaan sehat.

Wednesday, November 11, 2015

Empat Bahan Alami Pengusir Kutu, Lalat dan Lebah

Daun pandan dapat digunakan untuk mengusir lalat/aliexpress.com

Tak ada satu orang-pun yang menginginkan adanya hewan kecil pengganggu, seperti kutu, lalat maupun lebah di kediamannya. Namun, keberadaan hewan-hewan itu pun terkadang tak dapat dihindari. Dilansir dari tabloid Home edisi 231 beberapa bahan alami dapat menjadi solusi untuk mengusir hewan-hewan pengganggu tersebut, yaitu:


1. Kulit durian dan asam
Setelah anda merasakan kelezatan buah durian, jangan buru-buru membuang kulitnya. Apabila pada tempat duduk atau kasur anda terdapat kutu busuk yang bersarang di dalamnya, kulit durian dapat membantu anda mengusirnya. Letakkan kulit durian di bawah tempat duduk atau kasur anda. Dalam beberapa hari kutu busuk akan pergi. Namun jika sulit mendapatkan kulit durian, anda dapat pula memanfaatkan kulit asam segar.

2. Cabai merah

Apakah anda pernah mendapati beras di tempat penyimpanan berbau dan rusak? Bila pernah, selain anda perlu menjaga tempat penyimpanan beras agar tetap kering dan bersih, sisipkan beberapa cabai merah pada tempat penyimpanan beras. Aroma cabai merah yang menyengat dapat mengusir kutu beras, sehingga beras tetap terjamin kualitasnya.


3. Daun Kelapa
Sarang lebah seringkali dijumpai di beberapa bagian rumah. Jika dibiarkan akan membesar dan semakin banyak lebah yang tinggal. Untuk menghindari itu terjadi, bakarlah beberapa lembar daun kelapa kering. Kepulan asap hasil pembakaran tadi membuat lebah pergi menjauh dan sarangnya dapat dibersihkan, supaya lebah tidak datang kembali.

4. Daun Pandan
Hewan menjijikan seperti lalat tidak akan pernah disenangi kehadirannya. Aroma daun pandan yang telah diiris halus dapat membantu anda usir hewan menjijikan ini jauh-jauh.Oktavina Herdiani-Semarang

Thursday, October 22, 2015

Call Control, Aplikasi Blokir Nomer Telepon untuk Smartphone Android

Tampilan call control/google play store

Biosfer-Apakah anda pernah merasa terganggu mendapat panggilan telepon dari nomer yang tak dikenal? Belum lagi bila nomer tersebut terus menerus memanggil. Pasti rasanya risih. 

Mudah saja bagi anda, pemilik handphone keluaran lama untuk memblokir nomer tersebut. Hampir semua handphone lama memiliki pengaturan tersendiri untuk memblokir nomer yang tidak diinginkan. Namun, buat anda yang memiliki smartphone dengan sistem operasi android atau windows, memblokir suatu nomer mungkin adalah hal yang tabu. Fitur blokir tak serta merta ada dalam hampir semua smartphone terkini. 

Untuk handphone android yang tidak memiliki fitur blokir, anda bisa mengunduh aplikasi blokir di google play store. Ada banyak aplikasi yang bisa anda coba. Salah satu yang patut anda coba adalah calll control. 

Fitur dalam call control/google play store

Anda dapat memilih cara aplikasi ini untuk memblokir panggilan yang masuk, yaitu dengan menolak panggilan, mematikan dering telepon, atau langsung mengarahkan panggilan tersebut ke kotak suara anda. Nomer yang hendak anda blokir juga dapat anda pilah sesuai dengan keinginan anda.

Dengan call control anda dapat memblokir hanya nomer tertentu, nomer dengan kode area tertentu atau semua nomer yang tidak anda simpan. Kelebihan lainnya, aplikasi ini tak hanya memiliki fitur untuk memblokir panggilan, tapi juga pesan (sms) yang masuk. Selain itu, dengan aplikasi ini nomer telepon yang sengaja disembunyikan dapat ditampilkan. 

Bagaimana, apakah anda ingin mencoba? 






Saturday, September 12, 2015

7 Tips Aman Wanita Traveling Sendirian ke Luar Negeri

Faras Noer Anniza saat traveling sendirian ke Thailand/ dok. pribadi Faras

Biosfer-Berpergian sendiri ke luar negeri merupakan suatu tantangan tersendiri bagi seseorang. Apalagi bagi kaum hawa. Tempat yang belum pernah terjamah sama sekali, juga kondisi lapangan yang tak diketahui membuat sebagian besar dari mereka antipati mengunjunginya tanpa teman. Banyak yang takut tersasar, diculik juga terkena pelecehan seksual. Itu semua wajar. Namun, bagi anda yang suka dengan tantangan baru, tak ada salahnya mencoba traveling sendirian ke luar negeri. Bersama traveler Faras Noer Anniza, Biosfer beberkan tips berpergian aman untuk wanita ke luar negeri sendiri

1. Pesan penginapan yang strategis atau dekat jalan besar.
Tidak masalah bagi anda yang berjiwa backpacker sejati untuk menginap di hostel maupun guest house. Namun sebisa mungkin pilihlah penginapan yang letaknya dekat pusat keramaian. Dengan begitu anda tidak perlu merasa khawatir pulang malam ke penginapan sehabis berjalan-jalan.

2. Simpan uang anda tidak hanya di satu tempat.
Tentu anda tak lupa dengan pesan bang napi: Kejahatan bisa terjadi bukan saja karena ada niat si pelaku, tapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan. Kapan saja, disaat anda lengah, penjahat bisa mengambil kesempatan untuk mencopet dompet atau tas anda. Untuk berjaga-jaga, simpanlah uang anda tidak hanya di dompet. Pilah-pilah uang anda dan letakkan di berbagai tempat. Sebagian di dompet, sebagiannya lagi di tas jinjing, tas samping, tas punggung, dan saku anda. Jadi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan itu, anda masih memiliki uang pegangan.

3. Layaknya turis kebanyakan, peta itu perlu.
Bukan hal tabu bila hari-hari sekarang banyak orang mempergunakan GPS sebagai penuntun jalan. Namun bukan berarti anda melupakan peta konvensional. Peta tetap diperlukan dikala gadget anda lowbat atau tidak ada sinyal. Selain itu ada kalanya peta memberikan informasi detail letak tempat yang tidak dapat dijangkau GPS.

4. Telepon genggam harus selalu dalam keadaan on.
Telepon genggam masa kini tidak hanya memiliki arti penting sebagai alat komunikasi. Anda bisa mempergunakannya sebagai alat serba bisa. Mulai dari senter hingga GPS. Apalagi bila anda mengalami masalah besar seperti paspor hilang. Mau tak mau, handphone-lah yang bertindak sebagai dewa penolong anda. Untuk itu pastikan pulsa dan baterai anda cukup sebagai amunisi anda berpergian. Charger, power bank dan steker (sering juga disebut colokan) kaki tiga, juga kalau perlu baterai cadangan, adalah barang pendukung yang wajib dibawa.

5. Lebih baik mempergunakan kartu ATM dari pada menukar uang di negara tujuan
Seringkali rupiah dihargai rendah di negara orang. Apalagi banyak terjadi penipuan di tempat penukaran uang di luar negeri yang tidak berlisensi. Lebih parahnya, penipuan dapat tak terelakkan walau penukaran uang dilakukan di Bandara. Saat anda kehabisan uang bermata uang asing di negeri orang, urungkanlah niat anda untuk menukarkan rupiah yang masih ada di dompet. Supaya lebih aman dan tidak sampai berurusan dengan polisi karena membawa uang palsu, anda lebih baik mengandalkan kartu ATM.

Anda dapat mempergunakan kartu ATM dimanapun, apabila ATM anda sudah mendukung VISA atau Master. Mempergunakan kartu ATM tentunya akan dikenakan biaya tambahan. Biasanya bekisar Rp 30.000,00 – Rp 50.000,00. Biaya itu tentunya tidak akan terasa mahal jikalau anda mengambil uang dalam jumlah yang tidak sedikit.  

6. Berpakaian sopan
Tidak ada yang menjaga anda selama berpergian membuat anda harus pandai-pandai membawa diri. Dengan berpakaian yang tertutup, kemungkinan untuk orang menggoda dan berbuat asusila akan berkurang.

7. Tidak panik
Terakhir adalah tidak panik. Ketika berjalan sendirian, seringkali orang tak dikenal menghampiri dan menggoda. Ada yang berlagak menawarkan tumpangan. Ada pula yang mengajak ikut ke suatu tempat. Bila nanti hal itu terjadi, jangan tunjukkan rona panik anda. Tetaplah tenang. Anda bisa mengatakan, “Saya tidak sendiri. Keluarga saya sudah menunggu di penginapan,” atau “Jangan ganggu saya, nanti saya laporkan anda ke polisi.” Konon, polisi di luar negeri sangat memihak pada turis asing, sehingga membuat mereka takut begitu mendengar kata polisi.

    

Wednesday, September 2, 2015

Barang Sederhana Punya Manfaat Tak Terduga

Garam/kevinmd.com

Tahukah anda benda-benda sederhana yang ada di sekitar anda bisa dimanfaatkan lebih dari manfaatnya yang anda tahu? Misalnya saja bahan makanan yang sering kita beli. Bahan tersebut mungkin memiliki manfaat tak terduga selain sebagai bahan dasar untuk membuat suatu masakan. Berikut benda-benda sederhana dan manfaat luar biasanya yang dibeberkan pembaca Biosfer dari Semarang, Oktavina Herdiani
  
1. Larutan Garam
Kemampuan garam sebagai penyedap makanan dan pengawet alami sudah umum diketahui. Namun tak disangka, garam juga dapat digunakan untuk mencuci sprei dan membersihkan asbak kaca. 

Garam yang dilarutkan dalam air hangat dapat meluruhkan kotoran yang hinggap pada bahan cucian. Anda boleh mencoba cara ini terutama untuk bahan cucian seperti sprei, gorden, selimut dan handuk yang membutuhkan tenaga ekstra karena berat. Anda hanya tinggal melarutkan 5 sendok garam ke dalam air hangat, masukkan bahan cucian dan diamkan selama 1 sampai 2 jam. Setelah itu bilas dengan air.

Manfaat lainnya adalah untuk membersihkan noda rokok pada asbak kaca. Dengan melarutkan sejumput garam dengan air hangat pada asbak kaca yag kotor, noda rokok pun hilang. Asbak kaca dapat kembali cling, bersih bersinar. 

2. Putih Telur dan Bubuk Agar-Agar 
Apa yang anda lakukan ketika mendapati sebuah guci di sudut rumah anda pecah? Anda mungkin lebih memilih untuk membuangnya dan membeli yang baru. Namun bila guci tersebut adalah kesayangan anda, pasti rasanya sayang untuk dibuang. Kini anda tak perlu khawatir bila hal itu terjadi. Anda bisa menggunakan putih telur dan bubuk agar-agar sebagai perekat serpihan guci. 

Caranya sangat mudah. Oleskan putih telur pada serpihan guci yang telah pecah dan satukan serpihan-serpihan guci. Cara lainnya dengan bubuk agar-agar, buatlah adonan dari satu bungkus agar-agar yang dicampur dengan 3 sendok makan cuka. Setelah adonan berbentuk pasta, oleskan pada serpihan guci dan satukan.

3. Pasta Gigi Berwarna Putih
Selain bermanfaat untuk memutihkan gigi, pasta gigi berwarna putih ternyata juga dapat menjaga warna putih pada perabot bercat putih. Tuangkan pasta gigi pada kapas dan gosokkan pada permukaan perabot bercat putih. Gosok dan lap dengan kain basah. Selanjutnya bersihkan lagi dengan lap kering. Setelah itu lihat hasilnya. Bersih mengkilat bukan?

Saturday, August 29, 2015

Tips Memotret Indah untuk Pemula

Memotret dengan telepon genggam/librajaya.com

Biosfer-Banyak orang yang beranggapan foto indah hanya dapat dihasilkan dari kamera DSLR. Padahal tidak selamanya demikian. Orang awam dengan kamera saku biasapun dapat menghasilkan gambar indah yang tak kalah dengan hasil bidikan fotografer. Cukup ikuti tips traveler Valentino Luis di bawah ini

1. Memotretlah pada pagi dan sore hari. Saat itu adalah waktu terbaik untuk memotret karena intensitas cahaya tidak berlebihan.

2. Jika anda sudah menemukan objek yang indah, sempatkan lagi ke sana pada saat yang berbeda. Anggap saja kunjungan pertama adaalah survei. Itu berlaku untuk lokasi-lokasi yang tidak bagitu jauh dari tempat anda menginap. 

3. Apabila dalam kamera anda terdapat pengaturan ISO, usahakan angka yang tertera tetap 100. Naikkan ISO bila memotret setelah matahari terbena atau gelap. Hati-hati, semakin tinggi ISO, semakin terbuka kemungkinan hasil foto pecah.

4. Untuk memotret manusia, Anda akan sangat beruntung bila menemukan orang yang sukarela menjadi model. Selebihnya, cukup aman dan alami bergaya paparazi. Candid!

5. Anak-anak adalah objek yang paling gampang didekati. Berfokuslah ke mata mereka untuk memperoleh tampang lugu dan jenaka yang dapat memberi cerita bagi foto anda.

6. Bila anda berencana untuk memotret arsitektur, gunakanlah tripod untuk menghilangkan goncangan. Selain itu, tripod membuat foto anda tidak miring.

7. Sama sekali tak buruk menembak objek di tengah atau yang kerap disebut dead center. Sebelumnya perbesar dulu ukuran file sehingga gambar masih tajam saat anda melakukan cropping di kiri-kanan, atas-bawah di kemudian hari.

8. Dalam dunia fotografi terdapat istilah golden hour (GH) dan blue hour (BH). GH trejadi pada pagi hari setelah matahari terbit dan sore hari ketika cahaya matahari yang hangat kekuningan menimpa objek. GH memberikan warna baru, juga semacam gradasi terhadap bangunan atau tebing.

9. Sebaliknya, BH adalah fenomena langit yang membiru kelam, 1-2 jam setelah matahari terbenam. Untuk mengambil foto saat BH dan sesudahnya, wajib gunakan tripod. Intensitas cahaya yang rendah membuat gambar mudah blur, apalagi tangan kita mudah gemetaran. Goncangan sekecil apapun dalam kondisi gelap dapat menyebabkan foto blur. 

10. Buatlah suatu benda yamg dapat menjadi pigura alami bagi foto anda. Framing tersebut digunakan untuk menutupi kesan datar. Carilah ranting atau dedaunan yang dapat mengitari atau mengapit objek bidikan anda.

Tuesday, August 25, 2015

Warna Feses Tunjukkan Kondisi Kesehatan

Ilustrasi buang air besar/oxypowder.com

Biosfer-Mendengar kata feses mungkin menjijikan bagi sebagian orang. Lantas, setelah buang air besar orang tersebut langsung begitu saja menyiram kloset tanpa mau melihat feses yang dibuangnya. Ada pula orang yang acuh saat membuang tinja di toilet. Mereka lebih memilih untuk bermain gadget atau melakukan aktivitas lainnya daripada memperhatikan setiap kotoran yang dikeluarkannya. Padahal rasal jijik dan acuh itu justru merugikan. Pasalnya, setiap feses yang dikeluarkan bisa menunjukkan kondisi kesehatan seseorang

Dilansir dari medicinenet.com, bilirubin dan biliverdin adalah zat warna empedu yang memberi warna pada feses. Feses umumnya berwarna coklat tua, yang dihasilkan dari zat warna tersebut. Feses yang tidak berwarna coklat tua bukan berarti tidak normal. Warna selain coklat tua dapat disebabkan oleh makanan, minuman serta obat-obatan yang dikonsumsi. Namun anda juga perlu waspada, karena suatu penyakit yang tidak disadari dapat menyebabkan warna feses berbeda dari biasanya, seperti yang dijelaskan di bawah ini
Warna feses/doctoroz.com

1. Warna feses yang merah biasanya mengindikasikan pendarahan di usus besar, rektum atau anus. Feses yang terlalu keras dapat mengakibatkan gesekan tajam di rektum atau anus, sehingga feses yang keluar bercampur darah. Terkadang sebelum feses itu keluar, darah segar terlebih dahulu menetes. Selain itu, atau adanya penyakit ambaien maupun gangguan usus besar dapat menyebabkan feses berwarna merah.

2. Warna hijau pada feses biasanya terjadi pada seseorang yang mengalami diare.  Kondisi ini biasanya disebabkan oleh makanan yang terlalu cepat melewati usus besar sehingga tidak melalui proses pencernaan dengan sempurna.
3. Sedangkan jika kantong empedu bermasalah atau ada infeksi pada hati maka feses yang keluar akan berwarna pucat (kuning pucat atau abu-abu) atau putih. Infeksi tersebut menyebabkan sedikitnya bilirubin dan biliverdin yang dihasilkan. Akibatnya feses tidak terwarnai dengan sempurna. 

4. Warna kuning dapat disebabkan oleh protozoa giardiasis yang menginfeksi saluran pencernaan bagian atas. Giardiasis menyebabkan seseorang mengalami buang air besar terus menerus.

5. Feses berwarna hitam disebabkan adanya pendarahan pada organ pencernaan bagian atas seperti lambung. Darah yang tadinya berwarna merah mengalami oksidasi selama proses pencernaan makanan. Akibatnya setelah bercampur dan memadat, feses yang dikeluarkan menjadi berwarna hitam.


Saturday, August 22, 2015

5 Bahan Alami Berkhasiat Obati Sariawan

Ilustrasi sakit sariawan/pinterest.com

Biosfer-Sariawan mungkin bukan penyakit yang serius. Namun cukup mengganggu aktivitas. Rasa sakit yang ditimbulkan bahkan dapat menyebabkan sakit kepala bagi beberapa orang. Walaupun telah banyak tersedia obat kimia sebagai penyembuhannya, tidak ada salahnya menggunakan obat alami dari tumbuhan yang mudah didapatkan di sekitar kita. Diambil dari majalah Home, berikut lima tanaman yang berkhasiat mengobati sariawan 

1. Kemangi
Kemangi mengandung zat aktif di antaranya  arginine, asam aspartat dan 1,8 sineol yang berkhasiat salah satunya untuk mengobati sariawan. Untuk mengobati sariawan caranya adalah rebus daun kering atau segar secukupnya, selanjutnya air rebusan diminum untuk.

2. Belimbing Wuluh
Buahnya sering digunakan sebagai perasa asam segar pada masakan. Belimbing wuluh dapat digunakan untuk sariawan dengan cara merebus ¾ genggam bunga belimbing wuluh dengan 3 gelas air hingga tersisa.

3. Cerme
Phyllanthus acidus, dikenal dengan nama umum cerme, memiliki sifat anti inflamasi, anti radang dan mencegah muntah. Akar dan daunnya dapat digunakan untuk menyembuhkan asma, mual dan sariawan. Mengunyah beberapa daunnya, meminum airnya kemudian ampasnya dibuang dapat menyembuhkan sariawan di mulut.

4. Daun Jinten
   Daunnya beraroma harum jika diremas, serta memiliki rasa sedikit pedas dan sedikit masam. Yang harus dilakukan untuk menggunakan daun jinten sebagai obat alami sariawan adalah cuci bersih lima lembar daunnya dengan air matang. Setelah itu kunyah perlahan, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

5. Sirih Kuning
Tanaman dengan nama latin Pipper betle ini kaya akan kandungan kimia, memiliki sifat hangat dan pedas. Tanaman ini telah dikenal menjadi tanaman obat beberapa penyakit termasuk sariawan. Cara menggunakannya adalah kunyah beberapa daunnya yang telah dicuci bersih, kemudian buang ampasnya. Oktavina Herdiani P.    

Monday, August 17, 2015

Mengenal Istilah Dead Center dalam Fotografi

Ilustrasi dead center/dok. biosfer

Biosfer-Mungkin bagi segelintir kaum awam mendefinisikan foto apik adalah foto yang dapat menyentuh perasaan dan membuat bibir menorehkan senyum yang tulus. Foto yang seperti itu dirasa sudah cukup untuk mendapatkan predikat wow. Namun tidak demikian dengan fotografer yang sudah mengerti teknik fotografi. Indah saja belum cukup. Perlu teknik yang mumpuni untuk mendapatkan foto spektakuler, sehingga mereka dapat memberikan dua jempol sekaligus.

Salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam dunia fotografi adalah komposisi. Objek-objek yang dibidik tidak hanya ditempatkan dengan seimbang tetapi juga enak dipandang. Bagian yang menjadi pusat perhatian harus ditonjolkan dengan jelas supaya tidak ambigu. Jangan sampai point of interest (kerap disebut POI) bergeser ke objek lain yang harusnya hanya sebagai pendukung atau pelengkap.

Dalam teknik komposisi dikenal istilah dead center. Istilah ini mengacu pada peletakan objek yang dijadikan POI di tengah bidang gambar. Fotografer ulung terdahulu berpendapat objek di bagian tengah frame hanya akan memuat stagnansi pandangan.  Meletakkan objek di tengah akan membuat perhatian terpusat di tengah gambar sehingga foto tampak datar, tak menarik. Penonton dibuat ngilu dan tak tertarik menjelajah bagian lainnya. Kematian pandangan penonton ini menjadi awal mula munculnya istilah dead center. 

Sebenarnya, tidak ada larangan menempatkan objek foto di bagian tengah frame. Bagi sebagian fotografer, dead center justru dijadikan style dan ciri khas. Asalkan komposisi POI dan objek lainnya tepat, foto itu bisa menjadi sangat menarik. Bisa saja objek yang disangka bikin skak mat itu justru membuat mata penonton tak henti memandang kagum. Joko Mulia, seorang fotografer dari Jawa Barat membenarkan hal tersebut. "Dead center itu kalau digunakan dengan tepat akan memberikan impact yang lebih," tuturnya. 

Kini, bagi anda yang pemula, tak perlu lagi merisaukan objek yang dead center.  Tak ada salahnya bermain-main dengan dead center. Maksimalkan dan rasakan karya seni anda! Siapa tahu anda akan menjadi fotografer dead center ternama.

Tuesday, April 14, 2015

6 Hadiah Unik untuk Wisuda


Selamat pagi pembaca biosfer.

Apakah anda bingung mau memberi hadiah apa buat sahabat anda yang mau wisuda? Sekarang anda tak perlu bingung lagi, karena biosfer akan memberi anda inspirasi... Berikut 6 hadiah unik untuk wisuda ala biosfer yang bisa anda jadikan referensi .
...
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Iklan